Minggu, 15 April 2018

Lover

Senin, 16 April 2018 – 01.50 AM




L O V E R
Maafkan hati yang tak bisa memilih
dengan siapa ia ingin mencinta

THEY
            Terima kasih untuk hati yang kini mulai membuka ruang untuk orang lain meski dalam kondisi yang tak seharusnya.
***
16 April 2018 merupakan hari dimana ku tuangkan semua isi hatiku kedalam selembar kertas, tanpa ragu ku ceritakan semuanya. Kuceritakan semua hal yang sebenarnya tak perlu diketahui orang lain.
Namun tidak untukku, diriku harus membagi segalanya. Adakah solusi untuk ini semua atau tidak, diriku tak peduli lagi.
***
Malam ini telah ku akui bahwa benar ku menginginkannya, meski tak tau bagaimana dengan dirinya. Adakah rasa atau tidak sama sekali. Namun satu hal yang pasti ini semua salah. Tak seharusnya ku menginginkan dirinya.

Dia,
adalah mantan kekasih temanku
adalah sahabat orang yang kini dekat denganku
adalah orang yang mungkin sebenarnya tak mengiginkanku
adalah orang yang ku khawatirkan jika kucintai
dan Dia adalah zona nyamanku
            Apapun kata orang tentangnya entah mengapa tetap saja hatiku menginginkannya.
***
Banyak yang berkata:
Hati tak pernah salah
Perasaan tak pernah salah
Mencinta pun tak salah


***
            Dan kini tlah ku putuskan untuk tetap bersikap normal,  bersikap seolah – olah tak ada yang terjadi. Meski kusadari ini tak semudah mengerjakan tugas mata kuliah dari dosen super killer.
            Kan ku mulai semua ini dengan mengurangi untuk berinteraksi dengannya. Mencari kesibukan berharap dapat sedikit menguras waktu untuk mengingat tentangnya.

###
            Tlah banyak waktu yang berlalu namun tetap saja tak bisa ku hilangkan rasa itu.  Rasa yang sampai saat ini salah menurutku, bahkan sering ku katakakan diriku bodoh tlah menyukainya.

            Selalu ku keluhkan tentang dirinya, tentang diriku yang menyukainya. Ada yang berkata “lupakan jika tak ingin sakit lebih dalam lagi”. Sudah ku coba berbagai cara untuk melupakannya namun tetap saja ada hal yang membawaku kepadanya, ada hal yang membuatku mengingatnya, ada hal yang membuat fikiranku melayang ke dirinya. Padahal tlah kutanamkan dalam diriku untuk memilih melupakannya meski sakit daripada harus merusak hubunganku dengan teman - temanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

still -_+

Saya tidak tau, siapa si pencipta game itu siapa si pemeran dalam game itu siapa yang bermain dan siapa yang dipermai...