Rabu, 18 April 2018

Maafkan jika sumber kesalahan itu dariku

Selasa, 17 April 2018 – 23.48 PM – 06.20 AM
L O V E R
H a t e r

WE
            Ku luangkan waktu untuk mencari ketenangan diluar sana meski ku tau ini semua salah. Bukan hanya waktu yang ku korbankan bahkan nyawaku pun kupertaruhkan.
***
17 April 2018 dilarutnya malam yang akan menyisakan dingin untuk mereka yang nekat untuk melaluinya. Mungkin ada yang akan memilih untuk memakai jaket untuk sekedar mengurangi rasa dingin atau bahkan hanya tetap berada dirumah dengan terbalut selimut untuk menghindari dinginnya malam.
Namun tidak untukku, diriku memberanikan diri untuk melalui dinginnya malam tanpa mempedulikan apa yang akan terjadi nanti akan baik – baik sajakah diriku atau ada hal lain yang aka terjadi jika dunia tak berpihak padaku.
***
Malam ini telah ku akui bahwa benar diriku yang salah, diriku yang menempatkan mereka ke situasi yang serumit ini.
Maka ku mohon maafkan diriku.
***

            Entahlah apa diriku masih bisa berdamai dengannya atau malah menghindarinya,

SKIP

Minggu, 15 April 2018

Lover

Senin, 16 April 2018 – 01.50 AM




L O V E R
Maafkan hati yang tak bisa memilih
dengan siapa ia ingin mencinta

THEY
            Terima kasih untuk hati yang kini mulai membuka ruang untuk orang lain meski dalam kondisi yang tak seharusnya.
***
16 April 2018 merupakan hari dimana ku tuangkan semua isi hatiku kedalam selembar kertas, tanpa ragu ku ceritakan semuanya. Kuceritakan semua hal yang sebenarnya tak perlu diketahui orang lain.
Namun tidak untukku, diriku harus membagi segalanya. Adakah solusi untuk ini semua atau tidak, diriku tak peduli lagi.
***
Malam ini telah ku akui bahwa benar ku menginginkannya, meski tak tau bagaimana dengan dirinya. Adakah rasa atau tidak sama sekali. Namun satu hal yang pasti ini semua salah. Tak seharusnya ku menginginkan dirinya.

Dia,
adalah mantan kekasih temanku
adalah sahabat orang yang kini dekat denganku
adalah orang yang mungkin sebenarnya tak mengiginkanku
adalah orang yang ku khawatirkan jika kucintai
dan Dia adalah zona nyamanku
            Apapun kata orang tentangnya entah mengapa tetap saja hatiku menginginkannya.
***
Banyak yang berkata:
Hati tak pernah salah
Perasaan tak pernah salah
Mencinta pun tak salah


***
            Dan kini tlah ku putuskan untuk tetap bersikap normal,  bersikap seolah – olah tak ada yang terjadi. Meski kusadari ini tak semudah mengerjakan tugas mata kuliah dari dosen super killer.
            Kan ku mulai semua ini dengan mengurangi untuk berinteraksi dengannya. Mencari kesibukan berharap dapat sedikit menguras waktu untuk mengingat tentangnya.

###
            Tlah banyak waktu yang berlalu namun tetap saja tak bisa ku hilangkan rasa itu.  Rasa yang sampai saat ini salah menurutku, bahkan sering ku katakakan diriku bodoh tlah menyukainya.

            Selalu ku keluhkan tentang dirinya, tentang diriku yang menyukainya. Ada yang berkata “lupakan jika tak ingin sakit lebih dalam lagi”. Sudah ku coba berbagai cara untuk melupakannya namun tetap saja ada hal yang membawaku kepadanya, ada hal yang membuatku mengingatnya, ada hal yang membuat fikiranku melayang ke dirinya. Padahal tlah kutanamkan dalam diriku untuk memilih melupakannya meski sakit daripada harus merusak hubunganku dengan teman - temanku.

still -_+

Saya tidak tau, siapa si pencipta game itu siapa si pemeran dalam game itu siapa yang bermain dan siapa yang dipermai...